Jumat, 11 November 2011

Menangani NISN Ganda

Nah, ini dia. Salah satu permasalahan yang sering dialami oleh rekan-rekan operator dapodik baik itu operator dapodik dinas maupun operator dapodik tingkat sekolah. Satu siswa memiliki 2 (dua) bahkan lebih dari 2 (dua) NISN. Tapi mengapa ya bisa terjadi hal seperti, ini bisa menjadi salah satu faktornya:
  1. Upload data lebih dari 1 x dalam waktu 24 jam.  Kodefikasi sistem dapodik memiliki waktu maksimal 1 x 24 jam. Jadi, jika sudah dikirim (upload) data  siswa maka hasilnya/kodenya muncul dengan waktu yang variatif. Bisa jadi 1 menit, 10 menit, 15 menit bahkan bisa jadi 24 jam. Itu tergantung banyaknya antrian data yang masuk ke sistem dapodik. Jadi, buat rekan-rekan operator dapodik jika sudah mengirim (upload) file-nya, mohon sabar untuk menunggu sampai hasilnya muncul. Atau bisa juga melihat status file yang telah kita kirim melalui menu Kirim Data > Lihat Riwayat Kirim Data
  2. Siswa tidak melapor bahwa dirinya telah memiliki NISN. Nah, ini membutuhkan komunikasi antara operator dapodik dengan siswa. Jika siswa melapor belum memiliki NISN lalu di-upload oleh operator dapodik maka jelas NISN akan ganda.
Selain hal-hal diatas bisa jadi hal lain yang belum dituliskan. Tapi apakah ada solusi jika data sudah ganda. Kita tidak perlu menyalahkan siapapun tapi bagaimana cara memperbaiki data yang keliru tersebut. Untuk menghapus data siswa ada ketentuan yang harus dipenuhi. yaitu:
  1. NISN yang sudah digunakan sebagai alat administrasi, alat validasi tidak diperbolehkan dihapus. Misalnya, atas nama siswa A memiliki 2  (dua) NISN yang ganda (xxxyyy1234, xxxzzzz1234). Salah satu NISN sudah dicetak kartu NISN (xxxyyy1234) maka NISN tersebut tidak boleh dihapus yang harus dihapus adalah NISN yang satunya lagi (xxxyyyy1235).
  2. NISN yang paling kecil tidak diperbolehkan dihapus. Misalnya, atas nama siswa A memiliki 2  (dua) NISN yang ganda (xxxyyy1234, xxxzzzz1234) maka NISN yang paling kecil (xxxyyy1234) tidak diperbolehkan dihapus, yang harus dihapus adalah NISN yang paling besar (xxxyyy1235).
Bagaimana cara menghapusnya? Untuk menghapusnya, silakan masing-masing operator dapodik login pada Web Operator Dapodik lalu memilih menu Siswa > Data Siswa > Non Aktifkan Siswa. Cara menghapusnya harus satu-persatu tidak bisa kolektif berbeda dengan proses pengajuan yang bisa kolektif.

 sumber:http://sidoenk.wordpress.com/2011/03/14/nisn-ganda/

Tidak ada komentar:

Posting Komentar